Kamis, 29 Desember 2016

DONGENG

Dongeng merupakan sebuah warisan nenek moyang secara turun temurun yang harus kita lestarikan keberadaanya. meskipun benar tau ridaknya sebuah dongeng tersebut masih perlu kita pertayakan. Dongeng merupakan sebuah karya sastra yang bisa membangun karakter anak-anak utuk belajar berimajinasi.

Jenis-Jenis Dongeng 

1. Mite
Merupakan dongeng yang bercerita mengenai kehidupan makhluk halus, setan, jin maupun dewa-dewi. Contohnya adalah dongeng dewi sri.
2. Legenda
Merupakan cerita yang lahir di tengah masyarakat yang berhubungan dengan keaadan atau suatu peristiwa yang terjadi pada saaat itu dan mehirkan suatu asal usul suatu suatu nama daerah atau keadaan alam yang terjadi. Contohnya adalah legenda banyuwangi, malin kundang, legenda danau toba dll
3. Fabel
Merupakan cerita yang mengangkat binatang sebagai tokoh dan menceritakan tentang kehidupan mereka. Contohnya Sang kancil
4. Hikayat
Merupakan sebuah dongeng yang berkisah tentang kehebatan ataupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan kesaktian, keanehan serta mukjizat tokoh utama. Contohnya, Hikayat Si Miskin, Hikayat Sri Rama
5. Parabel
Merupakan suatu dongeng yang menggunakan perumpamaan yang menggunakan kiasan kiasan  yang bertujuan untuk mendidik pembacanya. Contohnya sepasang selot kulit.

Ciri-Ciri Dongeng 

1. Alur yang digunakan sederhana
2. cerita singkat dan bergerak cepat
3. karakter tokoh tidak diuraikan secara rinci
4. ceritanya disampaikan dari mulut ke mulut atau secara lisan
5. pesan atau tema terkadang dituliskan dalam cerita
6. umumnya, pendahuluannya sangat singkat dan langsung


Unsur Instrinsik Dalam Dongeng

1. Tema


Tema adalah masalah inti yang merupakan dasar untuk sebuah cerita. Oleh karena itu, dalam rangka untuk mendapatkan tema dalam cerita, pembaca harus membaca cerita untuk menyelesaikan. Tema cerita rakyat akan terkait dengan pengalaman hidup. Biasanya cerita rakyat tema mengandung unsur-unsur alam, peristiwa sejarah, sihir, dewa, misteri, hewan, dll

2. Latar Belakang


Latar belakang informasi tentang waktu, suasana, dan juga lokasi di mana cerita rakyat berlangsung.
3. Tokoh


Tokoh merupakan pemeran pada sebuah cerita rakyat. Tokoh pada cerita rakyat dapat berupa hewan, tumbuhan, manusia, para dewa dll.

4. Alur


Sebuah urutan kejadian dalam cerita rakyat yang. Biasanya cerita rakyat meliputi lima rangkaian acara yang selama pengenalan (Pembukaan), sementara pengembangan, saementara perselisihan (konflik), ketika kesudahan (rekonsiliasi), dan tahap terakhir adalah waktu penyelesaian. Secara umum, aliran dibagi menjadi tiga jenis: Alur Maju, Alur Mundur, dan Alur Campuran

5. Sudut Pandang


Sudut pandang adalah bagaimana penulis menempatkan dirinya dalam cerita, atau dengan kata lain dari titik di mana penulis melihat cerita. Sudut pandang telah pernanan sangat penting untuk kualitas cerita. Sudut pandang umumnya dibagi menjadi dua :
  • Sudut pandang orang pertama: Penulis bertindak sebagai orang pertama yang bisa menjadi karakter utama dan karakter tambahan dalam cerita.
  • Sudut pandang orang ketiga: Penulis adalah luar cerita dan tidak terlibat secara langsung dalam cerita. Penulis menjelaskan karakter dalam cerita dengan menyebutkan nama karakter atau orang ketiga mengatakan bahwa “dia, mereka”.

6. Amanat


   Adalah nilai-nilai yang terkandung dalam cerita dan mengatakan bahwa pembaca mendapat pelajaran dari cerita.

7. Majas


Gaya bahasa merupakan diaolog yang di gunakan dalam dongeng tersebut.


Unsur Ekstrinsik Dongeng



Unsur ekstrinsik merupakan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi penciptaan sebuah artikel atau karya sastra. Bisa dikatakan unsur ekstrinsik adalah subjektif milik seorang penulis yang bisa menjadi agama, budaya, kondisi sosial, motivasi, yang mendorong sebuah karya sastra diciptakan.



Kelompok 6 Rahmat Tri W (14540036) PGSD 02/ SMT 05








Tidak ada komentar:

Posting Komentar